Monday, 11 January 2016

Tren Jilbobs Sudah Merambah Ke Wanita Muslim Indonesia

Tren Jilbobs Sudah Merambah Ke Wanita Muslim Indonesia

Berbicara tentang fashion memang tidak ada habisnya. Beragam gaya dengan balutan pakaian apik sampai unik meramaikan dunia fashion. Utamanya juga untuk wanita muslim di seluruh dunia. Tren sendiri untuk kalangan muslimah juga muncul dan sekarang sudah merambah ke cewek Indonesia. Para hijabers kini mulai menjajal Tren Jilbobs Sudah Merambah Ke Wanita Muslim Indonesia tersebut.

Dari sudut pandang agama, sebenarnya jilbobs diharamkan. Baru-baru ini jilbobs semakin menjadi tren di negara kita. Julukan jilbobs seolah menjadi pukulan gaya penampilan wanita muslim. Bagaimana tidak, yang seharusnya penggunaan hijab difungsikan untuk menutup aurat. Kini justru mengadaptasikan budaya barat dalam penerapan/penggunaan hijab. Jilbobs adalah gaya berhijab dengan menggunakan pakaian ketat sehingga buah dada para wanita terlihat begitu menggoda untuk dilihat oleh mata pria.

Jilbab yang diniatkan menutupi aurat ternyata malah menjadi blunder bagi para muslimah ketika baju yang mereka kenakan terlalu ketat. Berikut 10 fakta di balik Julukan jilbobs :

1. Sempat Di Juluki Istilah Jilbab Lepet
Maraknya istilah jilb*bs dikalangan masyarakat saat ini, sebenarnya ada satu istilah terkait penggunaan jilbab seksi yang terlebih dahulu dikenal masyarakat. Yakni Jilbab lepet. Jika jilb*bs lebih menyoroti bentuk baju ketat yang dikenakan para jilbabers, jilbab lepet lebih menyoroti celananya. Banyak para pengguna jilbab yang mengenakan celana jin ketat. Wajar jika masyarakat menyebutnya dengan jilbab lepet. Merujuk pada kata lepeut (dalam bahasa Sunda) atau lepet (dalam bahasa Jawa). Lepet merupakan salah satu kue tradisional yang terbuat dari beras ketan.

2. Memancing Komentar dari KPAI
Fenomena jilbab membuat Ketua KPAI Asrorun Niam angkat bicara. Dalam sebuah komentar yang diposting Detik (6/8), Asrorun Niam menghimbau supaya pelaku industri terkait tidak membuka pintu kriminalitas dengan lahirnya style jilbab ala jilb*bs.

“Jangan berkontribusi untuk meningkatkan kriminalitas dengan desain pakaian yang dipakai tetapi tetap mengeksploitasi lekuk tubuh. Memakai pakaian tetapi seperti telanjang,” tuturnya.

3. Ramai Dibicarakan Desainer Baju
Seolah menyambung lidah dari apa yang dikatakan Asrorun Niam, para desainer juga angkat bicara terkait fenomena jilb*bs. Beberapa desainer menyayangkan model berpakaian jilb*bs yang berusaha tampil modis tapi justru menodai prinsip dasar Islam.

“Fenomena jilb*bs itu benar-benar menyalahi aturan dan sebaiknya jangan ditiru,” tutur Yuanita Andiani yang berdiri selaku desainer merk Hijmi.“Jilbab bukan mengenai tren yang hanya ikut-ikutan tetapi memang kewajiban menutup aurat sesuai ajaran agama,” sambung Yuanita dalam sebuah komentar.

4. Mulai Tenar Setelah Bulan Ramadan
Walaupun belum ada sejarah pasti, tapi fenomena jilb*bs mulai booming setelah bulan Ramadan tahun ini. Terlihat dari maraknya komentar terkait jilb*bs baik di media online mau pun media sosial yang tertanggal awal-awal Agustus 2014.

5. Biasa Dipakai Para Newbie
Jilb*bs menjadi jembatan bagi kaum muslimah yang ingin belajar mengenakan jilbab. Karena dorongan ingin tetap tampil modis, para newbie belum bisa berjilbab dengan mengenakan baju-baju longgar.

6. Dampak Maraknya Modifikasi Baju Muslimah
Modifikasi busana muslim akhir-akhir ini membawa banyak nilai positif. Salah satunya adalah semakin dekatnya wanita muslim dengan jilbab. Dari yang semula enggan untuk memakai jilbab, akhirnya bersedia mengenakannya. Akan tetapi, di tengah perkembangan busana muslimah, muncul bahaya kecil dalam bentuk jilb*bs.

Kreativitas dalam membuat model-model baru kadang mengarah pada salah kaprah arti menutup aurat bagi muslimah.

7. Para Artis Turut Mengenakan Jilb*bs
Tidak hanya masyarakat umum yang mengenakan busana jilb*bs. Namun, beberapa artis tanah air juga terlihat mengenakan jilbab dengan busana ketat di bagian dada.

8. Aa Gym Turut Berbicara Tentang Jilb*bs
Dalam sebuah ceramah di kantor Inilah.com, Selasa (12/8), Aa Gym memberikan perhatian terhadap fenomena berjilbab saat ini. Tuturnya saat itu:

"Kerudung bukan hanya sekedar untuk menutup kepala, tapi kalau bawahannya masih ketat ini sama saja. Ini bukan cara berpakaian seperti yang diajarkan Islam, yang dikehendaki Allah"

9. Fatwa Haram MUI
Mempertegas komentar-komentar tokoh agama terkait jilb*bs, MUI mengeluarkan larangan berjilbab tapi tetap menggunakan pakaian tidak sopan.

Sudah ada fatwa MUI soal pornografi. Termasuk itu tidak boleh memperlihatkan bentuk-bentuk tubuh, pakai jilbab tapi berpakaian ketat. MUI secara tegas melarang itu,” tutur Wakil Ketua MUI KH Ma’ruf Amin “Kalau begitu kan sebagian menutup aurat, sebagian masi memperlihatkan bentuk-bentuk yang sensual, itu yang dilarang,” sambungnya mempertegas.

10. Jilb*bs yang Selfie
Biasanya, para muslimah yang menggunakan pakaian jilb*bs rajin mengunggah fotonya di media sosial. Mereka ingin memamerkan busana muslimah mereka kepada khalayak. Selebritis tanah air juga sering mengunggah fotonya saat mencoba-coba untuk berjilbab.

Dalam berpakaian, Islam mengajarkan kita untuk menggunakan pakaian yang menutup aura. Tujuannya adalah untuk melindungi para wanita dari tindak asusila. Jika Tren Jilbobs Sudah Merambah Ke Wanita Muslim Indonesia dan ini tidak ada sikap tegas dari para pemerintah. Maka negara yang mayoritas adalah muslim ini akan meningkatnya tindak asusila yang terjadi. Sebab pandangan seorang pria ketika melihat sesuatu yang berkaitan dengan seks cenderung meningkatkan gairah seksnya.

0 komentar

Post a Comment